Kamis, 28 April 2011

manasik haji


MANASIK HAJI DAN STUDY LAPANGAN
(BIDANG STUDI PAI, SENI DAN SEJARAH)
SMA NEGERI 1 SRENGAT
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
           

A.    Pendahuluan 


Pendidikan merukan suatu upaya yang dilakukan oleh pendidik kepada peserta didik agar mempunyai pengetahuan dan ada perubahan dalam diri peserta didik setelah mengikuti pelajaran tersebut. Mata pelajaran apapun diharapkan peserta didik menguasai dan bisa mempraktekkan dalam keidupan sehari-hari.
Pada pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X tingkat SMA ada materi haji. Ibadah haji merupakan rangkaian ibadah yang menyangkut berbagai hal, yakni fisik, doa dan finansial. Selain itu rangkaian dalam melaksanakan ibadah haji juga panjang, antara lain: tawaf, sa’i, wukuf, bermalam di Musdalifah dan Mina. Agar peserta didik lebih faham akan materi haji maka perlu diadakan manasik haji bagi peserta didik.
Selain manasik haji bagi bidang studi PAI, untuk bidang studi lainnya juga perlu adanya studi lapangan dalam suatu  lembaga pendidikan. Mengingat kebutuhan peserta didik di sekolah tidak hanya teori-teori semata, akan tetapi perlu adanya obyek yang secara langsung bisa dilihat dan diamati oleh siswa. Sehingga siswa lebih faham akan materi yang sudah dipelajari di dalam kelas. Adapun manfaatnya selain wawasan mereka semakin bertambah juga tumbuh perasaan senang karena bisa refresing.


B.     Tujuan

Tujuan dilaksanakan manasik haji dan studi lapangan pada pelajaran seni dan sejarah adalah untuk menajamkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang sudah dipelajari di dalam kelas. Karena bila hanya dengan membaca atau mendengar keterangan saja ada beberapa yang luput dari ingatan, sedangkan dengan adanya praktek dan melihat obyek materi secara langsung akan menambah pengetahuan peserta didik semakin dalam dan manfaatnya bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
 Adapun manasik haji akan dilaksanakan di tempat yang sudah tersedia sarana berupa miniatur untuk rangkaian ibadah haji. Dengan begitu akan memudahkan peserta didik dalam menggambarkan lokasi ibadah haji yang sesungguhnya. Tempat itu ada di asrama haji sukolilo Surabaya.
Sedangkan untuk sejarah para peserta didik akan dibawa ke makam sunan Ampel. Tempat itu berguna untuk menambah pengetahuan tentang sejarah Islam di jawa timur dengan melihat secara langsung makam para tokoh penyebar agama Islam diperkuat wawancara dengan juru kunci untuk mendapatkan hasil penelusuran sejarah secara lengkap. Selain itu  untuk mempertebal keimanan karena bisa mengambil suri tauladan dari pribadi para wali yang gigih memperjuangkan agama Islam.
Selain itu peserta didik akan di ajak ke Musium Mpu Tantular di Sidoarjo. Tempat itu bisa menambah wawasan siswa tentang seni, karena di dalamnya banyak karya seni ukir yang bisa dilihat secara langsung oleh peserta didik, sekaligus nilai sejarahnya bisa menambah wawasan yang mendalam bagi peserta didik.
Terakhir di Tanjung Kodok, peserta didik akan menemukan nilai  sejarah yang disekitarnya sudah ada modivikasi modern, sehingga tambah indah untuk dinikmati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar