RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nomor RPP : 07
| SATUAN PENDIDIKAN | : | SMA NEGERI 1 Srengat |
| MATA PELAJARAN | : | Pendidikan Agama Islam (PAI) |
| KELAS / SEMESTER | : | X / Genap |
| POKOK BAHASAN | : | Ayat-Ayat Al-Qur’an tentang Demokrasi |
| W A K T U | : | 6 x 45 menit |
| STANDAR KOMPETENSI | : | Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang Demokrasi |
| KOMPETENSI DASAR | : | 1.1. Membaca QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38. 1.2. Menyebutkan arti QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38 1.3. Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38 dalam kehidupan sehari-hari |
| MATERI POKOK | : | a. QS Ali Imran/3: 159 b. QS Asy Syura/42: 38. |
INDIKATOR | : | a. Membaca dengan benar dan fasih QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38. b. Menerapkan ilmu tajwid dalam QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38. c. Menyimpulkan kandungan QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38. tentang ayat-ayat demokrasi. d. Menunjukkan perilaku yang mencerminkan isi QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38 |
| METODE | : | a. Ceramah b. Tanya jawab c. Peraktek d. Pemberian tugas |
| TUJUAN PEMBELAJARAN | : | Membaca dengan fasih dan memahami isi kandungan dalam QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38 serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari |
| LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN | : | a. Pendahuluan - Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan kemudian berdoá bersama sebelum memulai pelajaran. - Tadarrus Al Qurán selama 5 – 10 menit. Ayat-ayat pilihan telah tersedia dalam buku PAI Kelas X SMA/SMK, Tiga Serangkai hal. tadarrus) - Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya. - Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan. b. Kegiatan Inti Dalam kegiatan inti, guru dan para siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut: (i) Eksplorasi - Untuk mengetahui sejauh mana penge-tahuan siswa tentang materi pembelajaran kandungan QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38. guru mengawali dengan mengajukan beberapa pertanyaan, contohnya: - Pernahkah kalian mendengar orang lain mem-baca QS Ali Imran/3: 159 atau QS Asy Syura/42: 38? - Pernahkah kalian membaca kandungan QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38? - Guru menunjuk seorang siswa yang sudah fasih membaca ayat-ayat tersebut, untuk memimpin teman-temannya membaca bersama-sama di bawah bimbingan guru 2 sampai dengan 3 kali. - Setelah para siswa selesai membaca secara klasikal, guru menunjuk beberapa siswa untuk membaca kandungan ayat-ayat tersebut (se-lengkapnya mengenai materi dapat dilihat dalam Buku Integrasi Budi Pekerti dalam PAI X, SMA, Tiga Serangkai, hal. ). - Guru meminta beberapa siswa untuk menje-laskan hukum bacaan yang terdapat dalam ayat-ayat tersebut. (ii) Konsulidasi Pembelajaran - Selanjutnya siswa membaca arti QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38 dengan berpedoman kepada Al Qur’an dan terjema-hannya atau sumber bacaan lainnya dengan pengamatan dari guru. Selanjutnya, guru mengajukan beberapa pertanyaan tentang arti ayat-ayat tersebut . - Setelah mengartikan ayat demi ayat-ayat tersebut, guru meminta siswa agar menyalin ayat-ayat tersebut berikut artinya dengan benar. (selengkapnya mengenai materi dapat dilihat Buku dalam Integrasi Budi Pekerti dalam PAI, SMA Kelas X , Tiga Serangkai, Solo,). - Setelah selesai menyalin ayat-ayat tersebut berikut artinya, guru menjelas hukum bacaan (tajwid) yang terdapat pada ayat tersebut. (selengkapnya mengenai penerapan tajwid di-lihat Buku dalam Integrasi Budi Pekerti dalam PAI, SMA Kelas X , Tiga Serangkai, Solo, hal...). - Guru menjelaskan kepada siswa akan hikmah yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut. - Guru menugaskan kepada siswa untuk men-diskusikan tentang proses awal kejadian manu-sia sebagaimana yang terkandung dalam isi ayat-ayat tersebut secara berkelompok. - Selanjutnya guru menugaskan kepada siswa untuk berdiskusi tentang hukum bacaan (tajwid) yang terdapat pada ayat-ayat tersebut. - Siswa diminta untuk menyampaikan hasil diskusi kelompok. (iii) Pembentukan Sikap dan Perilaku (to be) - Dalam Q QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38 banyak mengandung nilai-nilai sikap dan perilaku yang utama. Kita diperintah-kan dalam mengambil keputusan dan meme-cahkan masalah kita harus bermusyawarah. Kita harus saling menghormati dan menghargai. - Di sisi lain, ayat-ayat tersebut, secara nyata mengajarkan kita untuk bersikap demokratis. c. Kegiatan Akhir (Penutup) - Guru meminta agar para siswa sekali lagi membaca QS Ali Imran/3: 159 dan QS Asy Syura/42: 38 sebagai penutup materi pembelajaran. - Guru meminta agar para siswa rajin mempelajari arti dan hikmah isi kandungan ayat-ayat tersebut - Guru menutup / mengakhiri pelajaran tersebut de-ngan membaca hamdalah/doá. - Guru mengucapkan salam kepada para siswa sebe-lum keluar kelas dan siswa menjawab salam. |
| PENILAIAN | | - Tes tulis - Tes performance/kinerja - Tes produk - Portofolio |
| BAHAN AJAR/SUMBER BELAJAR | : | - Al Quran dan terjemahan Departemen Agama RI - Buku pelajaran PAI SMA/SMK kelas X, Khuslan Haludi-Abdurrohim, Tiga Serangkai, Solo, 2006 - Buku Tafsir Departemen Agama RI, Jakarta, 1984 - Pengantar Ulumul Qur’an, oleh Masjfuk Zuhdi, PT. Bina Ilmu, Surabaya, 1987 - Tajwid Praktis, oleh KH. As’ad Humam, Team Tadarrus AMM, Yogyakarta, 1996 - Ensiklopedi Islam, Oleh Hasan Mu’arif Ambary, dkk, PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta, 1996 |
LEMBAR PENILAIAN
I. Tes Tertulis (Lihat Buku PAI Kelas X SMA/SMK, Tiga Serangkai, Solo, 2007, hal 109-110.)
a. Pilihlah Jawaban Yang Paling Benar
1. Di dalam QS. Āli Imrān/3 ayat 159 dijelaskan bahwa Nabi Muhammad saw. Telah memberi contoh yang baik bagi ummatnya, yaitu…….
a. Memutuskan persoalan dengan segera d. Berdisiplin
b. Bersikap lemah lembut dan tidak marah e. Gigih dalam berjuang
c. Bersikap keras dan tegas pada siapapun
2. .......................................................... penggalan ayat tersebut menjelaskan tentang:
a. Iman dan Islam c. Perintah sabar e. Perintah musyawarah
b. Tawakkal d. Perintah taat
3. QS. Āli Imrān/3 ayat 159 diturunkan berkaitan dengan peristiwa perang…
a. Badar c. Yamamah e. Khandak
b. Uhud d. Hunain
4. .................................................................
Ujung ayat dari QS. Āli Imrān/3 ayat 159 berarti: Sungguh Allah……
a. Mencintai orang-orang yang bertawakkal
b. Mencintai orang-orang yang sabar
c. Mencintai orang-orang yang bertaubat
d. Tidak akan mengingkari janji
e. Membenci orang-orang yang sombong
5. ..............................................................
Kalimat yang bergaris bawah tersebut mempunyai hukum bacaan………
a. Iqlab c. Idgam bila ghunnah e. Idgam bighunnah
b. Ghunnah d. Ikhfa’
6. Nun mati dan tanwin apabila bertemu dengan huruf hijaiyah mempunyai…….hukum bacaan
a. 2 c. 4 e. 6
b. 3 d. 5
7. Menurut QS. Āli Imrān/3 159 apabila musyawarah telah mencapai mufaakat maka……
a. bermuyswarahlah c. bertawakallah e. taatilah
b. laksanakanlah d. hormatillah
8. .......................................................................
Menurut ayat tersebut, manusia akan lari/ menjauhkan diri dari kita apabila kita…..
a. kikir / bakhil c. bertindak dhalim e. bersikap keras/kasar
b. takabbur / sombong d. acuh tak acuh
9. Begitu pentingnya musyawarah dalam kehidu-pan sehingga di dalam Al Qur’an terdapat surat yang berarti musyawarah yaitu………..
a .Al-Musyawarah c. Al Mujādalah e. Al Wasyawir
b. Asy Syūra d. Al Hujurat
10. Di antara masalah berikut ini yang tidak dapat dipecahkan dengan musyawarah adalah….
a. Masalah ekonomi c. Masalah akidah e. Masalah Keluarga
b. Masalah sosial d. Masalah pribadi
11.................................................................................., penggalan ayat ini
menjelaskan bahwa ciri orang yang memenuhi panggilan Allah adalah…
a.Melaksanakan salat c. Berpuasa ramadan e. Allah
b. Selalu bermusyawarah d. Berjuang di jalan
12. ............................................................................
Kalimat yang bergaris bawah tersebut mempunyai hukum bacaan….
a. Idhar c. Ghunnah e. Qalqalah
b. Idgam Bigunnah d. Ikhfa’
13. Musyawarah akan menghasilkan putusan yang baik dan dapat diterima oleh orang banyak jika dilandasi prinsip…
a. Idealisme dan individualisme
b. Egoisme dan Individualisme
c. Mengutamakan kepentingan keluarga
d. Mengedepankan kepentingan pribadi
e. Persamaan hak dan ketulusan hati
14. ......................................................................
Potongan ayat terdapat dalam QS.
a. QS. Asyu Syurat ayat 38 c. QS. Ali Imran ayat 159 e. QS. Yunus 24
b. Qs. An Nahl ayat 38 d. QS. An Nisa ayat 9
15. ..........................................................mempunyai hukum bacaan….
a. Idhar c. Ghunnah e. Qalqalah
b. Idgham Bighunnah d. Ikhfa’
16. mempunyai hukum bacaan
a. Idhar c. tafkhim e. ikhfa
b. tarqiq d. Iqlab
17. Salah satu mukjizat Al Qur’an adalah memiliki gaya bahasa yang tinggi. Gaya bahasa disebut juga…
a. fasahah c. uslub e. nahwu
b. balaghah d. saraf
18. Salah satu manfaat musyawah adalah……..
a. Menumbuhkan sikap individualistik
b. mempebesar jurang perbedaan
c. mengetahui mana kawan mana lawaan
d. mempererat persahabatan
e. menambah pekerjaan
19. Berikut ini yang termasuk bacaan Ikhfa’.. kecuali…
a.................................. c....................................... e. .................................
b.................................. d........................................
20. ……………....................................................................
Lanjutan dari ayat tersebut adalah….
a. …......................... c. .................................... e. .....................................
b. …......................... d. ....................................
b. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar
1. Gambarkan bagaimana sikap Nabi Muhammad saw. Jika mengahadapi persoalan yang penting dan ketika melihat pelanggaran yang dilakukan oleh para sahabat ?
2. Kemukakan kandungan surat Āli Imrān/3 ayat 159 ?
3. Apa yang dimaksud dengan musyawarah ?
4. Kemukakan alasan kenapa manusia harus melakukan musyawarah!
5. Sebutkan mukjizat Al Qur’an dari segi kandungan !
6. Apa yang melatarbelakangi (asbabun nuzul) turunnya QS. Āli Imrān/3 ayat 159
7. Kemukakan beberapa adab atau tata cara berdiskusi atau musyawarah !
8. Kemukakan bentuk-bentuk musyawarah pada zaman sekarang ?
9. Kemukakan akibat dari sifat mengabaikan musyawarah !
10. Kemukakan kesimpulan dari QS. Asy-Syūra/42 ayat 38 !
Kunci Jawaban
a.
| NO. | JAWABAN | NO. | JAWABAN | NO. | JAWABAN | NO. | JAWABAN |
| 1. | B | 6. | D | 11. | B | 16. | D |
| 2. | E | 7. | C | 12. | D | 17. | C |
| 3. | B | 8. | E | 13. | E | 18. | D |
| 4. | A | 9. | B | 14. | A | 19. | D |
| 5. | E | 10. | C | 15. | E | 20. | A |
b.
1. Beliau berlaku lemah lembut, tidak saling menyalahkan, memaafkan orang yang melakukan kesalahan dan selalu bermusyawarah dengan para sahabatnya.
2. a. Allah memberi rahmat kepada Nabi Muhammad saw. sehingga dapat besikap lemah lembut terhadap kaum muslimin di sekitar beliau. Apabila beliau bersikap kasar dan keras hati, niscaya mereka akan pergi meniggalkan Nab.
b. Allah swt. memerintahkan Nabi Muhammad saw. Agar memaafkan fan memohon ampunan bagi para sahabatnya. Setelah itu beliau diperintahkan segera bemusyawarah dengan mereka untuk memecahkan persoalan.
c. Apabila musyawarah itu telah mencapai mufakat, bertawakkallah kepda Allah swt. karena Allah swt. menyukai orang-orang yang bertwakkal.
3. Musyawarah adalah membahas segala sesuatu yang akan dikerjakan bersama-sama atau membahas suatu permasalahan untuk dipecahkan secara bersama-sama, sehingga ditemukan solusi terbaik.
4. Karena kemampuan seseorang sangat terbatas sehingga membutuhkan pendapat dan saran orang lain.
5. a) dengan hikmah b) Mauidlatul hasanah c). Mujadalah bi-ahsan
6. Azbabun Nuzul sari QS. Ali Imran 159 adalah perang Uhud, di mana kaum muslimin mengalami kekalahan yang disebabkan pasukan pemanah tidak taat pada perintah Nabi. Nabi diperintahkan berlemah lembaut kepada mereka dan memaafkan kesalahan mereka.
7. a. sebelum menyampaikan pendapat minta ijin dulu pada yang memimpin
b. sampaiakan pendapat dan ergumentasi dengan bahasa yang baik
c. menghargai pendapat orang lain yang berbeda dengan kita
d. jangan merasa menang jika pendapatnya diterima sementara pendapat orang lain tidak diterima.
e. Menjauhi sikap egoisme dan emosional
8. Munas, muktamar, musywil, musyda, musycab, rakernas, rakerda, rapimnas, rapimwil, rapimda dan sebagainya.
9. Orang yanga mengabaikan musyawarah akan mengalami kesulitan di dalam me-laksanakan sesuatu karena ide terbatas, disalahkan oleh orang lain jika terjadi kekeliruan, orang yang tidak masu bersmuyawarah bisa dikatakan orang yang sombong.
10. Bahwa orang-orang yang memenuhi panggilan Allah akan mengerjakan: 1) salat, yang meliputi salat wajib salat wajib dan sunah. 2)mereka selalu bemusyawarah untuk mencari jalan keluar 3)mereka selalu menafkahkan sebagian rezekinya.
II. Tes Perbuatan/Performance
| No. | Nama Siswa | Kemampuan Membaca | ||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 1. | | | | | | |
| 2. | | | | | | |
| 3. | | | | | | |
| Dst… | | | | | | |
Keterangan : Skor Tes Perbuatan :
1. = Membaca lancar dan baik = 80 – 90 = A
2. = Membaca lancar kurang baik = 70 – 79 = B
3. = Membaca Terbata-bata = 60 – 69 = C
4. = Membaca Terbata-bata dengan bantuan guru = 50 – 59 = D
5. = Tidak dapat membaca = kurang dari 50 = E
III. Tes Produk
Buatlah tulisan / artikel yang berkaitan dengan tema “Manfaat Musyawarah”.
| | Nama | | Aspek Yang Dinilai | Rata- | |||
| No. | Siswa | Judul Karangan | A | B | C | D | Rata |
| 1. | | | | | | | |
| 2. | | | | | | | |
| 3. | | | | | | | |
| 4. | | | | | | | |
| 5. | | | | | | | |
Keterangan:
A. Ketepatan dan kesesuaian ayat dan hadis dengan tema C. Kerapian
B. Alur dan Sistematika D. Akurasi pembahasan
- Skala nilai menggunakan rentangan 10-100
IV. Tes Sikap
| No. | Pernyataan | SS | S | TS | STS |
| 1. | Saya sangat membutuhkan kehadiran orang lain. | | | | |
| 2. | Dalam mengambil keputusan urusan bersama kita harus melibatkan orang lain. | | | | |
| 3. | Dalam menghadapi masalah sebaiknya kita pecahkan bersama | | | | |
| 4. | Kita akan menyesal jika salah mengambil kepu-tusam akibat mengabaikan musyawarah | | | | |
| 5. | Sikap egois dan individualistik sering menjadi penyebab orang enggan bermusyawarah | | | | |
| dst | ………………………………………………. | | | | |
Keterangan : Skor Tes Sikap:
SS = Sangat Setuju = 50
S = Setuju = 40
TS = Tidak Setuju = 10
STS = Sangat Tidak Setuju = 0
V. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio di mana guru mencatat penga-laman agama berdasarkan antara lain:
- apa yang dilihat;
- laporan rekan guru dan pegawai lainnya; dan
- laporan dari orangtua murid atau siswa.
- Jurnal shalat dan tadarrus
Malang, 5 Juli 2010
Kepala SMA Negeri 1 Srengat, Guru PAI SMA Negeri 1 Srengat,
Drs. Dwi Wahyu Hadi Santoso Yus Shofiatus Sholihah, M.Pd
NIP.196407121989021003 NIP. 197402202005001 2 002
terima kasih atas informasi, akhirnya tugasku untuk bsok selesai juga :)
BalasHapus